KISAH INSPIRATIF
PASANG IKLAN | VIEW OUR FB
Papa, Kembalikan Tangan Ita....

Sebuah kisah untuk dijadikan pengalaman sebagai pelajaran.
Sebagai orang tua kita patut juga menghalangi perbuatan pasangan untuk memukul sang buah hati. Khususnya pada anak-anak yang masih kecil dan tak tahu apa-apa. Mengajar dengan cara memukul bukanlah cara terbaik.

Begini kisah nyatanya:
Sepasang suami isteri seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak untuk diasuh pembantu rumah ketika mereka bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan berusia tiga setengah tahun. Sendirian di rumah, dia sering dibiarkan pembantunya yang sibuk bekerja.

Dia bermain diluar rumah. Dia bermain ayunan, berayun-ayun di atas ayunan yang dibeli papanya, ataupun memetik bunga matahari, bunga kertas dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dia pun mencoret semen tempat mobil ayahnya diparkirkan tetapi karena lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak kelihatan. Dicobanya pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, coretannya tampak jelas. Apa lagi kanak-kanak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu bapak dan ibunya mengendarai motor ke tempat kerja karena jalan macet. Setelah sang anak mencoret penuh sisi yang sebelah kanan dia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikuti imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari si pembantu rumah.

Pulang petang itu, terkejutlah ayah ibunya melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan angsuran. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, 'Kerjaan siapa ini?' Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya.

Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘Tak tahu… !' 'Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?' hardik si isteri lagi. Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata 'Ita yg membuat itu papa…. cantik kan!' katanya sambil memeluk papanya ingin bermanja seperti biasa. Si ayah yang hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon bunga raya di depannya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya.

Si anak yang tak mengerti apa-apa terlolong-lolong kesakitan sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa? Si bapak cukup keras memukul-mukul tangan kanan dan kemudian tangan kiri anaknya.

Setelah si bapak masuk ke rumah dituruti si ibu, pembantu rumah menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dilihatnya telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiram air sambil dia ikut menangis. Anak kecil itu juga terjerit-jerit menahan kepedihan saat luka-lukanya itu terkena air. Si pembantu rumah kemudian menidurkan anak kecil itu. Si bapak sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah.

Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu. 'Oleskan obat saja!' jawab tuannya, bapak si anak. Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si bapak konon mau mengajar anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu tetapi setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. 'Ita demam…' jawap pembantunya ringkas.'Kasih minum obat penurun panas ,' jawab si ibu.

Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Ita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Memasuki hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Ita terlalu panas. 'Sore nanti kita bawa ke klinik' kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan ia dirujuk ke hospital karena keadaannya serius. Setelah seminggu di rawat inap doktor memanggil bapak dan ibu anak itu.

'Tidak ada pilihan..' katanya yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi karena gangren yang terjadi sudah terlalu parah.
'Tangannya sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya kedua tangannya perlu dipotong dari siku ke bawah' kata doktor.

Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat dikatakan. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si bapak terketar-ketar menandatangani surat persetujuan pembedahan.

Keluar dari bilik pembedahan, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga heran melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata.

'Papa.. Mama… Ita tidak akan melakukannya lagi. Ita tak mau dipukul papa. Ita tak mau jahat. Ita sayang papa.. sayang mama.' katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.

'Ita juga sayang Kak Narti..' katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuatkan gadis itu meraung histeris.

'Papa.. kembalikan tangan Ita. Untuk apa diambil.. Ita janji nggak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Ita mau makan nanti? Bagaimana Ita mau bermain nanti? Ita janji tdk akan mencoret-coret mobil lagi,' katanya berulang-ulang.

Serasa copot jantung si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi, tiada manusia dapat menahannya.

Teman-teman, pelajaran berharga apa yang dapat kita petik dari kisah nyata ini,

silahkan LIKE dan tulis komentar Anda lalu share kepada orang-orang disekitar Anda, agar hal yang sama tidak terjadi di keluarga lain.

Source: web


DUA BATU KERIKIL
Beberapa tahun silam di sebuah desa, ada seorang petani yang terlilit utang cukup banyak kepada seorang rentenir. ... [...]

Kisah Nyata! Cinta Sederhana dari seorang Anak
Seorang janda miskin Siu Lan punya anak umur 7 tahun bernama Lie Mei. Kemiskinan membuat Lie Mei harus membantu ibu... [...]

KEAJAIBAN DIMULAI DARI HAL-HAL KECIL
Taukah Anda kalau buku2 berdebu di perpustakaan kota besar telah menginspirasi sekelompok orang untuk peduli pada a... [...]

Kisah Nyata: 'Mematahkan Prediksi'
Dua orang anak berusia 8 th menuangkan bensin di kompor untuk mendapatkan KEHANGATAN. LEDAKAN HEBAT pun terjadi da... [...]



Papa, Kembalikan Tangan Ita....
Sebuah kisah untuk dijadikan pengalaman sebagai pelajaran. Sebagai orang tua kita patut juga menghalangi perbuatan ... [...]

DUA BATU KERIKIL
Beberapa tahun silam di sebuah desa, ada seorang petani yang terlilit utang cukup banyak kepada seorang rentenir. ... [...]

Kisah Nyata! Cinta Sederhana dari seorang Anak
Seorang janda miskin Siu Lan punya anak umur 7 tahun bernama Lie Mei. Kemiskinan membuat Lie Mei harus membantu ibu... [...]

Pesan dari Ibu...
Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. ... [...]

Pelari usia 100thn  Andrie Wongso
Sulit membayangkan bagaimana Fauja Singh yang berusia di atas 100 tahun bisa menyelesaikan lomba maratonnya di anta... [...]

Menopang Suami
Seorang istri berjuang membantu suaminya seorang guru yang lumpuh dengan cara menggendong menuju tempat mengajar se... [...]

KISAH NYATA : Ayah yang TERBAIK...
Ini adalah sebuah kisah tentang kasih sayang yang begitu besar seorang ayah terhadap anak laki-lakinya yang menderi... [...]

RESILIENSI
Apakah Anda tetap terus mengembangkan resiliensi Anda? Apakah Anda juga udah mulai membantu anak Anda (walau masih... [...]

Siapa yang Anda Pilih?
Pd thn 1980-an, PT Astra Internasional (salahsatu perusahaan besar di Indonesia) sedang mencari karyawan. Dalam tes... [...]

WE LOVE YOU, D!
Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang d... [...]

Ada 2 buah rel kereta api
Ada 2 buah rel kereta api, sebut saja rel A adalah rel yg masih aktif dan rel B yg sudah tidak aktif atau tidak dig... [...]

Kepompong Kupu-Kupu
Seorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk dan mengamati dalam beberap... [...]

Tempayan Retak
Seorang tukang air India memiliki dua tempayan besar, Masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan Yang... [...]

Filosofi 'Truk Sampah'
Seberapa sering Anda membiarkan orang lain mengubah mood Anda? Apakah Anda membiarkan supir bemo yg sembrono, pelay... [...]

PILIHAN
Ada sebuah kisah menarik yang bisa di jadikan pelajaran dalam hidup ini. pada zaman dahulu di sebuah negeri ada seo... [...]

Arti Kebahagiaan  Tanadi Santoso
Arti kebahagiaan: Mana yang lebih membahagiakan: 1: Tidur di hotel bintang lima, nonton show, makan enak; atau 2: b... [...]

Melihat Diri Sendiri
Sebelum memasuki sebuah barbershop, seorang pria memberi nasehat kepada anaknya, Untuk mendapatkan hasil cukur yg ... [...]

WORTEL, TELUR DAN KOPI
Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat bagin... [...]

12 kata 'Jangan menunggu' yg perlu dihindari
1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia. 2. Jangan menunggu kaya baru... [...]

7 Makanan Yang Dapat Menurunkan Emosi Dan Stress Anda
Bila Anda orang yang emosian atau gampang stress bila memikirkan suatu masalah hidup atau masalah di tempat keja An... [...]

INGAT AKAD PINJAMAN / HAK PAKAI ANDA?
Suatu saat terjadi kesepakatan antara dua orang, anggap antara si A dan si B. kesepakatan itu adalah kesepakatan ha... [...]

Managing Time  Tanadi Santoso
Seorang sahabat selalu pulang rumah diatas jam delapan malam, bahkan sering lewat tengah malam. Selalu terlihat kel... [...]

Maaf Saya Tidak Punya Waktu  Tanadi Santoso
Maaf saya tidak punya waktu. adalah sebuah penolakan terhadap penawaran anda karena tidak cukup berharga untuk ... [...]

Start yg 'buruk'
Seorang pelari memulai start lomba marathon dengan buruk, ia mengambil posisi langkah yang keliru sehingga tertin... [...]

Abraham Lincoln mengalami Banyak Kegagalan
Abraham Lincoln adalah contoh seorang yg ulet & pantang menyerah. Walau mengalami byk kegagalan dlm hidupnya, ia ba... [...]

What Leads To Success?  Tanadi Santoso
1. PASSION Kerjakan segala sesuatu dengan gairah, dengan cinta. Kecintaan dan gairah positif akan meningkatkan kine... [...]

Moment of Truth  Tanadi Santoso
Di sebuah resto di San Francisco, ada seorang konsultan yang heran melihat keramaian Chinese Restaurant Lie Po. Dia... [...]

Who Moved My Cheese?
Mungkin sebagian dari kita pernah membaca buku karangan Spencer Johnson yang sangat populer di kalangan dunia usaha... [...]

Keyakinan dalam kebimbangan  Tanadi Santoso
Sang ulat menyangka dia akan mati, terdiam dan menjadi kempompong, tiba2 dia berubah menjadi kupu kupu. Hidup ini s... [...]

CHOOSE TO CHOOSE  Tanadi Santoso
*** Setiap istirahat makan siang, Amir akan membuka kotak makanannya dengan pelahan sambil komplain: Jangan nasi t... [...]

7 kata 'UP' untuk sukses
1. WAKE UP (bangun). Tdk peduli berapa kali kita gagal, tp jika kita lbh banyak bangun & memulai lagi, kita akan s... [...]

Pekerjaan Paling Punya Kemungkinan Sukses  Tanadi Santoso
Seorang teman bertanya: Pekerjaan apa yang paling baik untuk ditekuni pada jaman ini supaya bisa sukses besar? Pe... [...]

Sopir Taxi  Tanadi Santoso
Suatu hari saya naik Taxi di Palembang saat memberi seminar disana. Didalam taxi saya menelpon kantor urusan kerja,... [...]

Kisah Anjing Penjaga Rumah
Dikisahkan, di sebuah dusun tinggallah keluarga petani yang memiliki seorang anak masih bayi. Keluarga itu memeliha... [...]

Bayi2 tsb telah diberi nama Jeffrey & Anne
Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu... [...]

PENCURI IMPIAN
Ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat menonjol dibanding dengan rekan-2nya, s... [...]



Google+